SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI KAMPUNG SIDOAJO KECAMATAN UMPU SEMENGUK KABUPATEN WAY KANAN LAMPUNG
PEMKAB WAY KANAN
11 November 2024
Administrator
Dibaca 359 Kali
Sejarah
Diawali pada tahun 1957, dengan dipimpin oleh Wedana Way Kanan, Ratu Pengadilan, diadakanlah pertemuan yang pertama kali guna membahas rencana Pemerintah Pusat yang memerlukan 100.000 hektar tanah untuk keperluan transmigrasi. Pada saat itu tiga kewedanaan yang ada, yaitu Kewedanaan Kotabumi, Kewedanaan Krui, dan Kewedanaan Menggala menolak rencana Pemerintah Pusat.
Namun Kewedanaan Way Kanan menerima tawaran itu dengan pertimbangan agar kelak Way Kanan dapat cepat ramai penduduknya. Pada saat itulah muncul gagasan awal yang dikemukakan oleh Hi. Ridwan Basyah selaku notulis dalam pertemuan tersebut, untuk menjadikan Way Kanan sebagai kabupaten yang berdiri sendiri terpisah dari Kabupaten Lampung Utara.
Pada tahun 1971, keinginan untuk menjadikan Way Kanan menjadi kabupaten yang berdiri sendiri muncul kembali. Pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan para ilmuwan diselenggarakan di kediaman Hi. Ridwan Basyah di Tanjung Agung, Bandar Lampung.
Selanjutnya pada tahun 1975, Bapak Nasrunsyah Gelar Sutan Mangkubumi, di Bumi Agung, Bahugamelaksanakan acara adat Bugawi dengan mengundang tokoh-tokoh adat (penyimbang) sewilayah Way Kanan. Pada kesempatan itu diadakan musyawarah khusus yang dipimpin oleh Hi. Ridwan Basyah membahas kembali gagasan untuk menjadikan Way Kanan sebagai Kabupaten yang berdiri sendiri, sekaligus mengajukan usul kepada Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Lampung Utara dan Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi Lampung.
Kemudian pada tahun 1986, Pemerintah Pusat membentuk Pembantu Bupati Lampung Utara Wilayah Blambangan Umpu dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Nomor : 821.26-502 Tanggal 8 Juni 1985, dengan Pembantu Bupati Kabupaten Lampung Utara Wilayah Blambangan Umpu terdiri dari 6 (enam) kecamatan, yaitu :
Berdasarkan Surat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tingkat I Lampung, Nomor : 660/1990/II/1991 Tanggal 18 Februari 1991 yang ditujukan kepada Pembantu Bupati Wilayah Blambangan Umpu, maka Hi. Ridwan Basyah yang pada waktu itu menjabat sebagai Pembantu Bupati menyelenggarakan Musyawarah besar (Mubes) di Gedung Sesat Puranti Gawi Blambangan Umpu pada tanggal 4 Mei 1991, dengan maksud untuk mengadakan persiapan Kabupaten Way Kanan menjadi Kabupaten. Adapun Way Kanan baru resmi menjadi kabupaten tersendiri 8 tahun kemudian.
Kabupaten Waykanan di bentuk berdasarkan Undang-undang No.12 tahun 1999 tanggal 20 April 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Dati II Way Kanan, Kabupaten Dati II Lampung Timur dan Kotamadya Metro. Peresmian Kabupaten Way Kanan dilakukan pada tanggal 27 April 1999 ditandai dengan pelantikan Pejabat Bupati oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta.
Berkaitan dengan itu, maka pada Tanggal 27 April ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Way Kanan. Waykanan merupakan salah satu kabupaten di wilayah Lampung. Kabupaten Way Kanan ini ibu kotanya adalah Blambangan Umpu. Pemilihan Blambangan Umpu sebagai ibu kota Kabupaten Way Kanan memang tepat. Beberapa alasan memperkuat pernyataan ini adalah :
Tempatnya strategis karena berada di tengah-tengah wilayah Way Kanan, sehingga untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh daerah di wilayah Way Kanan oleh pemerintah kabupaten akan lebih mudah
Blambangan Umpu berada dijalur lalu lintas jalan darat dan rel kereta api dari berbagai arah yaitu Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung sendiri.
H.RADEN ADIPATI SURYA,S.H., M.M.
Bupati Waykanan
Tempat Dan Tanggal Lahir Bumi Ratu, 15 September 1978, Orang Tua H. Raden Kalbadi ( Ayah), Hj. Yarna (Ibu) Istri Hj. Dessy Afriyanti, Anak Raden Rachmat Aditya, Raden Muhammad Daffa, Raden Bianca Kalila Luna
iwayat Pendidikan
SD Negeri 01 Bumi Ratu- Blambangan Umpu
SMP Xaverius Pahoman Bandar Lampung
SMU Negeri III Bandar Lampung
Strata I Universitas Jakarta
Strata II Magister Managemen Universitas Bandar Lampung
Riwayat Pekerjaan
Komisaris PT Dipati Internusa Palembang
Komisaris PT Dipati
Komisari PT Adipati Ruberindo Utama
Ketua Komisi DPRD Way Kanan
Ketua Fraksi DPRD Way Kanan
Ketua DPRD Way Kanan
Bupati Way Kanan
Riwayat Organisasi
Bendahara Partai Golkar
Ketua PAHMI Kabupaten Way Kanan
Ketua Karatedo Kabupaten Way Kanan
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Way Kanan
Ketua DPD KNPI Kabupaten Way Kanan
Wakil Ketua KADIN Provinsi Lampung
Pembina KONI Way Kanan
Pembina Apdesi Way Kanan
Pembina TP PKK Way Kanan
Kamabicab Gerakan Pramuka Way Kanan
Pembina PMI Way Kanan
Ketua MPID DPD KNPI Way Kanan
Ketua Dewan Penasehat PCNU Kabupaten Way Kanan
Penghargaan
Alumni Kehormatan IPDN Jatinangor Bandung Jawa Barat
Warga Kehormatan Artileri Marinir
Bupati inisiator Kabupaten Layak Anak
Penghargaan Manggala Karya Kencana Dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia
Menerima Tanda jasa Kehormatan Bkati Koperasi dari menteri Koperasi Dan UKM Republik Indonesia
Penghargaan Top Regent Of The Year 2017 dari Seven media dan The Key People Magazine bekerjasama Clock Research & Development serta Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kominfo, dan kementerian desa dan PDTT Republik Indonesia.
Menerima penghargaan dari Deputi direksi BPJS wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung karena telah menjamin rakyatnya sejahtera melalui integrasi Jamkesda dalam program JKN-KIS dan mendukung percepatan cakupan semesta Tahun 2019.
Menerima Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan sebagai Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS / ODF) dari Menteri Kesehatan RI di Auditorium Siwabessy Gedung Prof Sujudi Kementerian Kesehatan RI.
Menerima Penghargaan Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik dengan Peringkat Keempat Kabupaten Se-Indonesia dan Peringkat Pertama Se-Sumatera dari Ombudsman RI di Gedung Ballroom Hotel JS Luwansa Jakarta
VISI MISI TUJUAN DAN SASARAN
VISI
“Way Kanan Unggul dan Sejahtera”
Filosofinya :
Bahwa Pemerintahan kedepan bertekad membawa Kabupaten Way Kanan menempati posisi yang baik diantara Pemerintahan Kabupaten lain, baik dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan ekonomi maupun Sumber Daya Manusianya, dan setiap warga masyarakat dapat menikmati hasil-hasil pembangunan secara berkelanjutan.
Makna Unggul :
Adalah suatu keadaan dimana program yang dijalankan Pemerintah Daerah memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat serta memiliki nilai lebih dari Daerah lain;
Makna Sejahtera :
Adalah kondisi dinamis dimana kebutuhan fisik, psikis dan sosial masyarakat semakin terpenuhi.
MISI
Dalam rangkan pencapaian visi yang telah ditetapkan dengan memperhatikan kondisi dan permasalahan yang ada, tantangan kedepan, serta memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka ditetapkan 4 (empat) misi sebagai berikut :
MISI 1
Mewujudkan tatakelola Pemerintahan yang baik
dengan memperkuat kelembagaan organisasi Perangkat Daerah yang didukung Aparatur Sipil Negara yangn kompeten berbasis kinerja, pelayanan publik yangng semakin baik dan dikembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Tujuan
Meningkatkan Kualiltas Birokrasi
Sasaran
Meningkatknya akuntabilitas Instansi Pemerintah
Meningkatnya kinerja pengelolaan keuangan daerah
Meningkatnya kemandirian keuangan daerah
Meningkatnya kualitas pelayanan publik
Meningkatnya kualitas Pemerintahan Yang Bersih Dan Bebas KKN
Meningkatnya Kinerja Organiasai
Meningkatnya inovasi daerah
Meningkatnya Keterbukaan Informasi Publik
Meningkatnya Keualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Meningkatnya Kualitas Pengelolaan Data
Meningkatnya Kualitas Arsip Daerah
MISI 2
Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dalam mendukung pembangunan berkelanjutan
dengan upaya pencegahan kerusakan lingkukngan terutama Daerah tangkapan air serta meningkatkan upaya kelestarian lingkungan untuk mejaga ketersediaan air dimasa depan.
Tujuan
Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup
Sasaran
Meningkatnya Kualitas Lahan
Meningkatnya Kualitas Air
Meningkatnya Kualitas Udara
Meningkatnya cakupan pengurangan sampah
Meningkatnya cakupan penanganan sampah
Terpenuhinya kebutuhan dokumen perencanaan lingkungan hidup
Meningkatnya Penanganan Limbah B3
Meningkatnya Pengawasan Lingkungan Hidup
MISI 3
Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan kompetensi SDM Daerah
dengan meningkatkan kualiltas pelayanan kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, perlindungan perempuan, meningkatkan kualitas tenaga kerja, memberdayakan masyarakat miskin, perlindungan penyandang masalah sosial & lansia didukung lingkukngan yang kondusif.
Tujuan
Meningkatkan Kualitas SDM
Sasaran
Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat
Meningkatnya harapan Lama Sekolah
Meningkatnya Rata-rata Lama Sekolah
Meningkatnya penanganan PMKS
Meningkatnya budaya Baca
Menurunnya tingkat kemiskinan
Meningkatnya kualiltas hidup anak
Terkendalinya perumbuhan penduduk
Meningkatnya keberdayaan masyarakat Kampung
Meningkatnya pembangunan Gender
Meningkatnya kualitas pembinaan Pemuda
Meningkatnya kualitas Olahraga
Meningkatnya pembinaan Budaya Daerah
Mengurangi dampak bencana
Meningkatnya ketertiban Daerah
Menurunnya konflik sosial
Meningkatnya ketahanan pangan Daerah
MISI 4
Meningkatkan perekonomian Daerah berbasis kawasan didukung ketersediaan infrastruktur
dengan mengembangkan potesi dan keunggulan di sektor pertanian, meningkatkan nilai tambahnya melalui industry olahan, perdagangan, jasa dan pariwisatam serta memperkuat kelembagaan Koperasi dan UMKM didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai.
Tujuan
Meningkatkan Perekonomian Daerah
Sasaran
Meningkatnya usaha pertanian, kehutanan dan perikanan
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin